"Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu dihadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita." (Mzm. 92:6).
Di sebuah kota di Irlandia Utara yaitu kota Belfast, pemerintahnya pernah mengadakan latihan konseling yang serius untuk sopir taksi dan penata rambut. Kenapa? Karena banyak warga kota itu mencurahkan isi hati kepada mereka (sopir dan penata rambut). Mungkin karena pekerjaan mereka berhubungan langsung dengan orang-orang itu. Fakta ini menjelaskan bahwa kebanyakan orang bersikap terbuka bukan kepada orang yang dekat seperti keluarga atau sahabat, tetapi juga kepada orang asing yang tidak dikenal.
Sebagai manusia yang tidak bisa hidup sendiri, kita ingin berbagi dan memperoleh tempat untuk mengeluarkan semua uneg-uneg yang mengganjal di hati. Seringkali kita sebetulnya tidak memerlukan solusi atau nasehat panjang lebar, tapi kita hanya ingin diperhatikan dan didengarkan oleh orang lain saja. Namun itu tidak cukup untuk membebaskan kita dari pikiran yang mengganggu itu. Manusia membutuhkan bukan hanya sesama, tapi manusia membutuhkan lebih dari itu. MANUSIA BUTUH TUHAN YESUS.
Pemazmur mengalami sendiri bagaiman rasanya jiwanya remuk dan dalam kesedihan oleh karena berbagai hal dalam hidupnya, namun ia mendekatkan diri kepada Tuhan. Tuhan kita sangat peduli dengan seruan hati kita. Ia bukan hanya mendengarkan semua seruan hati kita, tapi Ia juga adalah Penghibur Sejati dan Penolong yang akan memberikan jalan keluar terbaik sesuai kehendak-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar